Kamis, 06 November 2014

Peralatan membuat Batik Jumputan



Berbeda dengan teknik membatik tulis atau batik lainnya yang membutuhkan alat membatik berupa canting, dalam belajar membatik jumputan dengan cara ikat dan cara jahitan alat yang dibutuhkan yaitu berupa benang atau tali rafia. Menurut sejarah, teknik celup ikat berasal dari tiongkok dan diperkenalkan ke nusantara oleh orang-orang india melalui misi perdagangan. Jika pada batik tulis, proses perintangan warna dilakukan dengan alat membatik atau bahan berbentuk malam/lilin yang ditulis dengan alat membatik berupa canting, maka pada Batik Jumputan yang alat membatik yang dipergunakan sebagai perintang warna adalah tali rafia / karet / benang yang diikatkan pada kain. Batik Jumputan mempunyai Nilai Seni tersendiri. Keanggunan corak dan warna sangat dipengaruhi oleh ketrampilan pengrajin. Hasil corak dan warna yang timbul sangat bergantung pada bahan baku kain, cara, kreasi dan zat warna yang dipergunakan sebagai alat membatik. Berbagai jenis hasil karya yang dihasilkan dan beragam pula kegunaannya, mulai dari komponen utama tradisi pernikahan di Tanah Jawa hingga bahan baku kemeja dan dreascode kedaerahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar